81

Sachsenring-Moto GP Forecast

Posted by benyhalfina on Jul 5, 2012 in Mechanical

Sachsenring circuit

wikipedia

2012 weather & temperature :

around 25 degree celcius…

Quote about Tire : Bridgestone is bringing the same rear compound tires used at Assen to Germany, that is, medium soft and medium asymmetric rears and it was the medium compound (chosed by Yamaha and Ducati riders due to the higher temperatures race day) that suffered the anomaly.

Previous Assen effect on Rossi’s Tire :

2011 winner :

Records Season Rider Motorcycle Time Speed
MotoGP
Fastest Lap 2008 Casey STONER (AUS) Ducati 1’21.067 163.0 km/h
Circuit Record 2011 Dani PEDROSA (SPA) Honda 1’21.846 161.5 km/h
Best Pole 2008 Casey STONER (AUS) Ducati 1’21.067 163.0 km/h
Top Speed 2004 Troy BAYLISS (AUS) Ducati 290.9 km/h
Pos. Points Num. Rider Nation Team Bike Km/h Time/Gap
1. 25 26 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team Honda 160.4 41’12.482
2. 20 1 Jorge LORENZO SPA Yamaha Factory Racing Yamaha 160.3 +1.477
3. 16 27 Casey STONER AUS Repsol Honda Team Honda 160.3 +1.568
4. 13 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team Honda 159.7 +10.513
5. 11 11 Ben SPIES USA Yamaha Factory Racing Yamaha 159.7 +10.719
6. 10 58 Marco SIMONCELLI ITA San Carlo Honda Gresini Honda 159.6 +10.923
Circuit A Grand Prix Circuit
Length 3.700 km (2.299 mi)

Tags: , , , , ,

 
0

SENTUL CALENDAR 2012

Posted by benyhalfina on Jul 5, 2012 in Mechanical

sentulinternationalcircuit.com

Tags: , , ,

 
0

MotoGP 2012 Teams

Posted by benyhalfina on Jul 2, 2012 in Mechanical

Based on standing :
Yamaha Factory Racing [YZR-M1]
-Jorge Lorenzo (99)
-Ben Spies
Repsol Honda Team Honda RC213V
-Casey Stoner
-Dani Pedrosa
Monster Yamaha Tech3 [YZR-M1]

-Cal Crutchlow

-Andrea Dovizioso

Ducati Team
Ducati Desmosedici GP12
-Valentino Rossi
-Nicky Hayden
San Carlo Honda Gresini
-Alvaro Bautista
-Michele Pirro
LCR Honda MotoGP
-Stefan Bradl

Tags: ,

 
0

Tentang KPR

Posted by benyhalfina on May 31, 2012 in Mechanical

http://kprid.wordpress.com/masalah-seputar-kpr/#comment-613

 
7

Sejarah Motor

Posted by benyhalfina on May 31, 2012 in Mechanical

Masih  seputar sejarah motor. Artikel dari Motorlama

Timeline

  • 1885 – Daimler & Maybach memasang mesin ke sepeda kayu
  • 1893 – sepeda motor pertama dijual untuk umum dibuat  Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen, Jerman
  • 1893 – sepeda motor pertama masuk Indonesia, dimiliki Potter di Probolinggo Jawa Timur
  • 1895 – sepeda motor pertama masuk ke Amerika

Read more…

 
112

Sejarah Sepeda Motor di Indonesia

Posted by benyhalfina on May 31, 2012 in Mechanical

Sebelum menulis lebih banyak tentang mechanical engineering. Berikut ini saya cuplikkan sejarah sepeda motor di Indonesia (plek sesuai post asli) dari situs  Motorlama :

Sepeda motor di Indonesia pertama kali dimiliki oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama John C. Potter pada tahun 1893.    Sehari-hari  J.C. Potter bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca: Umbul) Probolinggo, Jawa Timur.   J.C. Potter juga dikenal sebagai penjual mobil yang mendapat kepercayaan Sunan Solo untuk mengurusi pengiriman mobil pertamanya dari Eropa.

Read more…

 
138

Terimakasih (Sultan) Henkie

Posted by benyhalfina on May 22, 2012 in History

1988

Klaten, Jawa Tengah. Umur saya sekira 6 tahunan, ketika menemukan sebuah berita duka di sebuah edisi majalah Bobo. Berita itu tentang pemakaman Raja Yogyakarta, Sultan Hamengkubuwono IX (HB IX). Pikiran bocah  saya waktu itu belum mampu mencerna lebih dalam siapa beliau. Hanya saja di foto-foto yang tercantum cukup mewakili nuansa kehilangan yang dalam. Terekam dalam memori saya foto banyaknya warga yang mengantar jenazah yang dibawa dalam kereta kuda ke peraduan terakhir. Juga foto-fotonya semasa hidup dalam pakaian kebesaran.Pastilah Ia orang hebat. Sederhana saja kesimpulan saya waktu itu. Tak dinyana di kemudian hari secara tidak langsung beliau akan turut mewarnai perjalanan hidup. Beririsan dan bersinggungan…

2000

Klaten. Alhamdulillah, setelah harap-harap cemas menanti nasib. Terjawab sudah dengan pengumuman kelulusan UMPTN. Saya diterima di Teknik Mesin UGM. Peristiwa ini secara tidak langsung adalah persinggungan kedua  dengan Sultan HB IX. Universitas Gadjah Mada, kampus ndeso ini tidak dapat dipisahkan sejarahnya dari keraton Yogyakarta dan terutama sekali Sultan HB IX.

Pada masa revolusi fisik, para pemimpin bangsa ternyata tidak melupakan perlunya pendidikan sebagai modal dalam kemerdekaan. Pada Mei 1949 di pendopo Kepatihan Yogya diadakan sebuah pertemuan untuk menggabungkan beberapa perguruan tinggi yang sudah ada menjadi sebuah universitas. Sultan HB IX ikut serta dalam pertemuan itu. Pada prosesnya kemudian 19 Desember 1949 ditetapkan sebagai lahirnya Universitas Gadjah Mada (UGM). Masa awal-awal berdiri UGM tidak memiliki bangunan sendiri. Untung ada HB IX yang berkenan menyediakan siti hinggil dan pagelaran kraton sebagai tempat belajar mengajar. Secara tidak langsung, saya bisa kuliah di universitas ternama ini juga karena peran HB IX.

Sekitar 2003

Pinggiran Yogyakarta. Seperti rutinitas mahasiswa biasa hari sabtu sore, dengan Kawasaki Kaze aku dan kakakku berboncengan pulang ke kota Klaten. Di ringroad, tak biasanya aku ingin mengambil jalan berbeda, kali itu menelusuri sepanjang sisi selokan Mataram. Aku ingin mencari jalanan yang lebih sepi. Sebagai mahasiswa UGM, aku sudah sangat akrab dengan selokan ini. Setiap hari dilewati. Setiap sisinya adalah kenangan. Mulai lapangan Klebengan, SGPC, gudeg Yu Djum, sampai kawasan Pogung yang menjadi pusat kos anak Teknik. Bagiku waktu itu ia hanya saluran irigasi biasa, penghubung Kali Progo dan Kali Opak. Ternyata ia menyimpan cerita. Persinggunganku selanjutnya dengan Kanjeng Sultan HB IX.

Dibangun pada masa pendudukan Jepang, konon selokan Mataram adalah prakarsa Sultan untuk menghindarkan rakyatnya dari kekejaman romusha. Waktu itu sedang gencar-gencarnya Jepang mengerahkan penduduk sebagai pekerja paksa. HB IX memanipulasi data statistik sehingga mengesankan bahwa Yogya adalah daerah yang minus. Sebagai solusinya Sultan berdiplomasi menawarkan pembangunan selokan mataram sebagai saluran irigasi. Dengan demikian terhindarlah rakyat dari pengiriman romusha. Kagum saya akan kepedulian dan kecerdikan Sultan.

Jalanan di sisi selokan selepas ring road menawarkan kesejukan hamparan sawah dan pedesaan.  Tak terasa sampai di persimpangan jalan raya Yogya Solo di Kalasan. Ah, sudah sampai Kalasan, sebentar lagi Klaten. Kekaguman akan selokan mataram yang bernilai sejarah tinggi namun kini kadang disepelekan. Banyak pemukim dan tempat usaha kecil di sepanjang alirannya membuang sampah sembarangan. Entah karena namanya yang berkesan sekedar saluran pembuangan, entah karena kebiasaan buruk kita untuk menganggap sungai adalah tempat sampah terpanjang.

Maret 2012

Edo Tokyo Museum, Tokyo. Bulan Maret masih menyisakan hawa dingin menusuk kulit meskipun di beberapa lokasi Sakura sudah mulai bermekaran. Ketertarikan pada sejarah membawaku ke sini. Mengamati geliat bangsa sipit ini dari jaman edo ke Jepang modern.

Pada suatu sudut museum aku terpaku. Itu adalah display yang menampilkan sisa rangka baja bangunan yang meleyot terkena serangan bom. Area display Perang Dunia II. Sisa artileri dan bom dipajang beserta peta serangan udara waktu itu. Disebutkan 110.000 orang terbunuh dalam serangan 1944. Aneh, ketika di museum itu pandanganku terhadap Jepang berubah. Selama ini terpatri di benakku Jepang adalah agresor yang lalim, tapi ternyata di dalam sendiri ia rapuh dan luka berat oleh sekutu. Perang sama saja dampak sedihnya…

Rangka baja yang meleyot terkena serangan udara

Peta serangan udara ke Jepang

Tercekam oleh display perang dunia, pikiranku terbawa ke negeri tercinta. Membayangkan bagaimana kerusakan di masa revolusi. Di bulan Maret ini dahulu semasa kanak-kanak biasanya diputar film janur kuning. Film tentang serangan umum satu Maret di Yogyakarta. Ibukota negara dipindahkan ke Yogyakarta karena NICA mengamuk di Jakarta dan menebarkan teror. Para pemimpin negara pun berpindah ke Yogya. Kondisi genting. Sri Sultan bahkan mengorbankan hartanya untuk gaji para pejabat negara.

Didorong keinginan membuktikan pada dunia bahwa Republik masih ada, Sultan memiliki ide melakukan serangan. Dihubungilah Soeharto sebagai sebagai komandan di lapangan. Serangan itu sukses dan berhasil menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia masih ada. Kemudian dengan perundingan Komite Tiga Negara dan PBB, Belanda menarik pasukannya dari Yogya.

Masa berlalu, pemimpin berganti. Masa orde baru ternyata mengkhianati HB IX dengan menafikan perannya. Namun HB IX tidak mengungkit-ungkitnya.

Mei 2012

Cibinong, Bogor. Cukup lama berlalu sejak meninggalkan Yogya, merantau di ibukota. Meski jauh dari Yogya, masih sesekali mengikuti perkembangan kota romantis itu. Bulan April baru saja berlalu, pada bulan tersebut HB IX dilahirkan. Tahun ini adalah peringatan 100 tahun kelahiran beliau. Belum begitu dalam saya mengenal beliau. Namun dari berbagai persinggungan tak langsung dengan HB IX ini ada banyak pelajaran yang dapat saya ambil :

  1. Sultan anti dengan Belanda, namun mampu memilahkan antara studi dan prinsip penolakan terhadap kolonialisme.
  2. Sultan tidak kehilangan identitasnya, walaupun beliau tinggal bersama keluarga belanda, mendapat panggilan Henkie dan juga mengenyam pendidikan dan belajar di negeri Belanda. Seperti perkataan beliau yang terkenal :

Al heb ik een uitgesproken Holandse opvouding gehad, ik ben en bliif in de allereerste plaats Javaan (Indonesier)

“Sekalipun saya memperoleh pendidikan Belanda yang sebenar-benarnya, tetapi saya pertama-tama adalah tetap seorang Jawa (Indonesia)”

  1. Pentingnya penguasaan terhadap bahasa asing
  2. Perlunya strategi dalam menghadapi musuh dan kepedulian terhadap rakyat, dengan pembangunan selokan mataram untuk menghindarkan dari romusha Jepang
  3. Kebijaksanaan dalam menghadapi perubahan jaman, diwujudkan dengan perubahan konsep keagungbinataran menjadi tahta untuk rakyat.
  4. Legawa dalam berkorban untuk cita-cita lebih besar yaitu berdirinya republik.
  5. Pengorbanan nyata dengan gaji untuk para pejabat negara.
  6. Di masa kemerdekaan beliau sangat memperhatikan pendidikan, ditandai dengan penyediaan tempat kuliah bagi Universitas Gadjah Mada di lingkungan kraton

Begitu rindu kami akan sosok pemimpin seperti HB IX. Semoga kami bisa meneladanimu .

Henkie (16 tahun) semasa SMA di Bandung (image credit: Tahta Untuk Rakyat)

Terimakasih Henkie!

 
0

Mechanical Blog

Posted by benyhalfina on Apr 30, 2012 in Mechanical

Di blog ini saya akan fokus posting segala hal yang berkaitan dengan mechanical engineering. Jadi blog ini akan menjadi blog niche.

Belum sempat nulis, copy dulu artikel tentang industri otomotif dari kontan

EKSPANSI INDUSTRI MOBIL DI INDONESIA
Industri otomotif rebutan bangun pabrik baru
Oleh Asnil Bambani, Arief Wicaksono, Melati Amaya Dori, Sofyan Nur Hidayat – Rabu, 11 April 2012 | 19:59 WIB Read more…

 
0

1st time Pst

Posted by benyhalfina on Apr 23, 2012 in Mechanical

My first time post

Copyright © 2017 benyhalfina's blog All rights reserved. Theme by Laptop Geek.